Kamis, 04 Desember 2014

BUKAN “BEGO-NIA” BIASA


            Sekolah merupakan tempat untuk menuntut ilmu. Kenapa ilmu harus dituntut padahal ilmu tidak salah? Sekolah adalah tempat dimana para siswa belajar. Mereka belajar dari banyak hal. Sekolah memang tak selalu menjadi tempat belajar. Seringkali menjadi perpaduan tempat belajar dan bermain. Namun, terkadang hanya menjadi tempat bermain.
Kesalahan, penemuan bahkan cinta pun dapat dipelajari di sekolah. Namun, tentu saja soal cinta itu bukanlah guru yang mengajarkan. Teman-teman yang sudah berintelektual tinggi dalam hal cintalah yang mengajarkannya. Meski sudah diajarkan tentang cinta, kadang sulit sekali memahami hal itu. Hati, keinginan dan perasaan wanita sulit sekali ditebak seperti menebak gocekan supir bajaj di jalanan.
Bego pengetahuan sepertinya sudah biasa. Namun, ada bego yang tidak biasa, yaitu Kebegoan cinta. Kebegoan cinta mulai marak dirasakan remaja masa kini. Masalah yang kadang sulit sekali diselesaikan bahkan dalam waktu yang lama. Bukan pria namanya kalau tidak mampu menaklukan hati wanita. Ketidaktahuan pria dalam menaklukan hati wanita bisa menjadi senjata yang memakan pria itu sendiri. Hal ini dapat membuat wanita merasa tidak nyaman, si pria merasa serba salah dan yang terburuk bisa membuat ilfeel wanita.