Sekolah
merupakan tempat untuk menuntut ilmu. Kenapa ilmu harus dituntut padahal ilmu
tidak salah? Sekolah adalah tempat dimana para siswa belajar. Mereka belajar
dari banyak hal. Sekolah memang tak selalu menjadi tempat belajar. Seringkali
menjadi perpaduan tempat belajar dan bermain. Namun, terkadang hanya menjadi
tempat bermain.
Kesalahan,
penemuan bahkan cinta pun dapat dipelajari di sekolah. Namun, tentu saja soal
cinta itu bukanlah guru yang mengajarkan. Teman-teman yang sudah berintelektual
tinggi dalam hal cintalah yang mengajarkannya. Meski sudah diajarkan tentang
cinta, kadang sulit sekali memahami hal itu. Hati, keinginan dan perasaan wanita
sulit sekali ditebak seperti menebak gocekan supir bajaj di jalanan.
Bego pengetahuan sepertinya sudah
biasa. Namun, ada bego yang tidak
biasa, yaitu Kebegoan cinta. Kebegoan cinta mulai marak dirasakan
remaja masa kini. Masalah yang kadang sulit sekali diselesaikan bahkan dalam
waktu yang lama. Bukan pria namanya kalau tidak mampu menaklukan hati wanita. Ketidaktahuan
pria dalam menaklukan hati wanita bisa menjadi senjata yang memakan pria itu
sendiri. Hal ini dapat membuat wanita merasa tidak nyaman, si pria merasa serba
salah dan yang terburuk bisa membuat ilfeel
wanita.
Para bego-nia cinta ini tidak akan ada
habisnya. Desa dan kota berpeluang diisi oleh pria-pria berpenyakit bego ini. Di desa, bego-nia cinta ini mungkin mengharapkan seorang bidadari dari
khayangan yang kehilangan selendangnya dan mereka yang menemukannya. Di kota, bego-nia
ini sering memburu wanita di tempat-tempat strategis seperti mall, pusat
perbelanjaan dan gym. Namun
sepertinya mereka lebih berpeluang disapa pria homo di gym daripada bidadari khayangan. Sebagian yang lain mungkin
termakan iklan pengharum badan. Mereka membeli dan memakai pengharum badan
tersebut lalu berharap ada bidadari bersayap jatuh dari langit menembus genteng
rumah.
Membahas kebegoan ini tidak akan ada habisnya.
Ibarat kata, membahas hal itu sama saja menunggu band Metallica merilis album religi
dan dangdut. Tentu saja siapapun pasti mengalami masalah ini. Pria dan wanita
pasti pernah merasakannya, mungkin hanya masalahnya saja yang berbeda. Kebegoan ini memang tidak biasa. Dan itu
adalah BBB, Bukan Bego-nia Biasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar