Minggu, 17 April 2016

When I'm Twenty Six

Hari ini, Minggu (17/04) ada sebuah tantangan menghampiri. Kali ini gue disuruh untuk buat tulisan tentang pandangan gue 10 tahun ke depan. Menarik, karena tantangan ini memaksakan hidup gue yang (kurang) seru ini untuk dibuat lebih seru supaya orang (kayaknya) mau baca.

Padahal, hidup gue ini kalo andaikan dibikin film, sekitar 85,9% isi film nya hanya berisikan gue kuliah, makan sama main game. Sisanya adalah daftar isi, kesimpulan dan daftar pustaka.

Oke langsung aja...

Saat tulisan ini dibuat, gue masih berumur 19 tahun dan sudah kuliah semeter 4. Ini umur yang ga enak, karena ketika orang tau faktanya seperti itu, kuping lo akan sepanas mereka yang ditanya kapan kawin. Pertanyaan ga penting yang sering menghampiri gue adalah "lo anak aksel ya?". Apakah muka gue yang kusut kayak hitungan statistika diskripsi anak kuliah ini membuat gue terlihat seperti anak aksel yang kerjaannya belajar mulu? Cukup nak cukup...

Diumur 19 tahun ini, gue telah memikirkan 2 jalan hidup gue ketika gue selesai kuliah nanti. Ketika nama gue sudah semakin panjang dengan hiasan "S.Pd (Sarjana Pendidikan)", apakah benar gue bakal jadi guru?

Perkiraan gue lulus paling cepet adalah pada tahun 2018. Gelar maha besar sebagai Sarjana Pendidikan bakal gue terima. Soal nanti gue beneran jadi guru atau engga, gue bakal berusaha. Tapi, banyak dosen gue yang bilang nanti untuk jadi guru, tidak lagi semudah seperti sekarang. Sekarang aja udah agak susah, gimana nanti? FYI, sepengetahuan gue kalo mau jadi guru (terlebih PNS) bagi Sarjana Pendidikan, harus melalui berbagai tahap. Dua tahap yang menurut gue cukup penting adalah tahap keikutsertaan dalam Pendidikan Pelatihan Guru (PPG) dan Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T).

Untuk PPG sih ga ada masalah, karena ya kurang lebih itu sama aja kayak lo kuliah lagi. Hal ini dilakukan supaya lo mendapat semacam bukti kalo lo adalah guru yang profesional. Sedangkan SM-3T adalah lo bakal dikirim ke daerah 3T tadi, mengajar disana untuk waktu yang cukup lama. Merasakan bagaimana hidup sederhana dan bahkan apa adanya. Biasanya yang cukup berat buat ikut SM-3T ini cewek, karena berkaitan sama izin dari orang tua. Untuk tahap selanjutnya, gue masih gagal paham.

Lalu, apa jalan gue yang lain setelah gue lulus nanti?

Gue berencana meniti karir di perusahaan PT. KAI Commuter Jabodetabek (KCJ). Ya, sebuah perusahaan operator yang menaungi pengoperasian KRL di Jabodetabek.

Hal ini merupakan sebuah yaa semacam pelarian, karena dulu gue pengen banget jadi masinis. Tapi karena ketidaksukaan gue dengan IPA yang membuat gue ga bisa jadi masinis. Akhirnya, ya seperti yang pernah gue liat sebelumnya di lowongan pekerjaan di perusahaan ini ada beberapa yang mungkin bisa gue masukin. Seperti pelayanan, humas atau yang lainnya. Gue ga bisa cerita banyak soal ini karena sepertinya bakal banyak yang ga ngerti,

Pandangan gue untuk 10 tahun ke depan adalah gue bakal nikah paling tidak 1 tahun setelah punya pekerjaan tetap. Gue ga mau terlalu lama menunda. Selain alasan-alasan klasik seperti biar ga dosa dan lain sebagainya, alasan lain adalah gue gak mau punya jarak umur yang jauh dari umur gue. Dan demi mempersingkat waktu, mungkin calonnya nanti ga jauh-jauh dari temen. Hal ini dikarenakan ga mau waktu gue terbuang cuma buat PDKT

Jadi perkiraan andaikan gue lulus 2018, gue sudah berumur sekitar 21 tahun. Kalo jadi guru, sekitar 2 - 3 tahun baru bisa punya kerjaan jadi guru (sepertinya), tetapi kalo di KCJ mungkin setelah lulus gue bisa kerja disana. Namun, masih terganjal status pegawai Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) alias pegawai kontrak. Satu-satunya cara agar gue bisa bertahan adalah dengan berkerja optimal sehingga bisa jadi pegawai tetap, atau kalo di seragamnya itu "Plat Hitam".

Lalu mungkin 1 tahun setelah gue nikah gue sudah punya anak. Gak masalah kelaminnya apa, yang penting ga bikin repot di akhirat nanti hehe...

Apa lagi ya... Kayaknya itu aja.. .Untuk selanjutnya... Gak tau...


Tapi ya terima kasih buat tantangannya... Maaf kalo jelek, mendadak dapet laporan kalo ada tugas kuliah yang deadline...

#FYI: Judul tulisan terobsesi dari lagu The Beatles "When I'm Sixty Four". Cuma kayaknya ga sampe umur 29 tahun. wkwk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar